Kamis, 20 April 2017

Cerita Sex Kakak yang Liar

Awal kisah saat saya pergi untuk menjenguk ke tempat saudara oleh bapak ku yang berada di kampung , karena udah lama sekali gak ada tali silaturahmi persaudaraan. Saya yang dari kampung Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar, Jawa Timur menuju ke kota Surabaya Kecamatan Asemrowo Kelurahan Greges . 

Nah disitulah tempat tujuan saya yang di utus orang tua saya dari kampung. Selama berjam-jam ak menuju ke kota surabaya menggunakan bis umum. Sebelumnya aku juga memilih bis yang mengarah ke tempat itu. 


Dan pada akhirnya udah sampai di lokasi , sesuai dengan alamat yang di tuliskan bapak saya. Namun untuk memastikan lebih , saya juga bertanya-tanya pada orang di sekitarku. Nah , akhirnya ketemu juga rumah yang saya tuju.

Waduuuh...waduuuhh...ternyata alamat rumah yang saya tuju lumayan gede juga. Saya lumayan terbengong melihat rumah nya dari saudara bapak saya (sambil geleng2 kepala). Setibanya saya berada di depan rumah yang tertutup dengan pagar rumah yang gede, saya memejet bel yang berada dekat dengan pintu gerbang pagarnya. 


“ teeeet....teeeett....tetttt..” berulang kali saya memenetnya , biar ada yang cepet keluar. Terus datanglah seorang ibu2 yang memakai daster menghampiriku. 


Ibu2 : maaf , cari siapa ya Mas..?? 

Saya : iya bu , saya mau cari Om Fahri, saudara dari Bapak saya yang bernama Pak Hartono. 

Ibu2 : oh , tuan Fahri ya Mas..??

Saya : iya ibu .. 

Saya : maaf , ibu ini siapa nya ya...? 

Ibu2 : iya Mas, saya pembantu yang bekerja disini Mas. Oh , ternyata yang saya ajak bicara dari tadi adalah pembantu dari Om Fahri, 

Saya : oiya bibi , saya ponakannya dari OM Fahri. 

Bibi : duh mas mas ..maaf ya , bibi baru tau . 

Bibi : kenapa tadi gak bilang dari tadi Mas..? 

Saya : iya , gpp kok bi. 

Bibi : oiya , tadi Tuan Fahri pesan pada bibi, bibi hampir lupa. 

Bibi : Tuan Fahri sedang pergi luar kota Mas. 

Bibi : gapapa kan Mas, tapi ada neng Fara yang ada di rumah kok Mas.. 

Bibi : oiya , neng Fara juga tau kok Mas, dan Neng Fara juga nunggu kedatangan Mas. 



Kemudian saya di ajak masuk kedalam rumah yang lumayan gede dan bersih ini. Banguan rumahnya sangat istimewa sekali, serba ornamen hiasan yang menempel dan terpajang. Setelah saya masuk sambil melihat-lihat bangunan rumah nya , saya di persilahkan duduk sama bibi yang menuntunku ke arah ruang tamu. 

Begitu sudah di ruang tamu , saya lalu duduk di sofa yang empuk banget dan nyaman sekali. 
Uh,,,begini tho jadi orang kaya...hmmmmm, saya sedikit gembira sekali merasakan nya, meskipun hanya sebentar saja. Setelah duduk di ruang tamu gak terlalu lama , datangalah Neng Fara yang ternyata sangat cantik dan lebih tua dari sepertinya. 


Penampilan nya saat dia mendatangiku dengan pakain yang begiu minim, sangat santai sekali cara berpakain kalo di rumahnya. Neng Fara yang mengenakan celana pendek jeans yang hampir menyentuh selakangannya dan berbusana kaos singlet aja yang begitu kendor, sehingga sedikit terlihat benjolan dada dari samping tubuhnya. Oiya saya hampir lupa, nama saya Rudi dengan usia 20 tahun. 


Neng fara begitu cwaaaaantik dan eksotik di mataku saat pertama kali ak melihat nya selam udah bertahun-tahun lama waktu kami masih kecil sekali. Gak begitu lama ak duduk di sofa , dia memnghampiri ku dan tersenyum kepadaku. 

Neng Fara : Gimana tadi selama perjalanan , kesasar gak Rud?? 

Saya : Ooh , enggak kok Kak. 

Saya : kan saya naik bis yang udah ada arah tujuannya. Sisanya tinggal saya tanya2 aja ke orang2 sekitar Kak.. 

Neng Fara : Ooh,,bagus lah , pikirku kamu kesasar dan gak jadi dateng kemari Rud. 

Saya : ya jadi donk kak, kan Bapak saya juga udah pesen kok. 

Neng Fara : ok , baiklah kamu udah dateng kesini , kami juga sangat seneng kok. Bibi yang dari tadi berdiri di sekitar ruangan tamu kemudian di suruh sama neng Fara. 

Neng Fara : oiya BI . Tolong antarkan Rudi ke kamarnya ya Bi.... 

Bibi : Baik Neng Fara.. Kemudian saya mengikuti ajakan bibi yang mau menuju ke kamar untuk istirahatku sejenak. Saya sangat sennag sekali bisa mendiami rumah segede ini , meskipun hanya beberapa saat. 

Maklum saya orang kampung, yang jauh dari kota. Dan sesampainya di kamar yang di arahkan , saya beres2 sebentar dengan barang bawaan saya , dan kemudian saya tidur untuk istirahat sebentar. Karena lumayan capek selama dalam perjalanan menuju ke kota surabaya. 

Nah udah beberapa jam, saya udah tertidur dan saat nya saya untuk mandi karena jam udah menunjukkan jam pagi. Setelahnya saya habis mandi saya iseng2 aja menuju ke halaman belakang rumah yang ada kolam renang nya, taman belakangnnya lumayan luas dan bersih , sangat sejuk di mata ketika menikmati halaman belakang rumah Om Fahri. 


Saat saya melamun menikmati kolam renang yang tertiup angin sepoi, ujug2 terdengar suara yang lembut dan manja menyapa di telingaku. 



Duh,,,saya jadi terkejut jadinya , dan lamuan ku jadi buyar ketika saya menoleh ke arah belakang tubuh saya. Ohh,,,dan ternyata malah Neng Fara yang pagi2 itu sedang mengenakan baju tidurnya yang tipis dengan memegang segelas air susu dan ternyata Neng Fara juga abis bangun dari tidur dan sambil menikmati pemandangan halaman belakang. Kemudian saya menyapanya , 

Saya : eh , neng Fara . udah bangun juga tho . 

Saya sedikit salah tingkah karena neng Fara saat itu sedang mengenakan baju tidur yang begitu tipis yang bermotif polkadot. Di samping itu juga neng Fara juga tersenyum mani kepadaku. Dan sepertinya tatapan matanya yang memancarkan aura binal mengarah kepadaku. 


Dia sedikit memandangi ke arah bagian bawahku , karena ada sat itu saya hanya mengenakan celana boxer aja. Saya kira dengan saya memakai celana pendek tidak ada yang melihat , dan saya kira neng Fara juga masih bobok. Lama kemudian neng Fara berbicara kepadaku , 

Neng Fara : lho Rud, kamu mau berenang , apa sudah dari berenang ?? 

Saya : bom kok Neng , kebetulan hanya menikmati pemandangan pagi dan udara pagi. 

Neng Fara : ternyata kamu ganteng juga ya Rud....?? 

Dengan ucapan yang neng Fara lontarkan , saya sedikit kaget ketika neng Fara juga mendekati saya. Ntah apa yang ada di pikirannya , tiba2 tindakan neng Fara juga membuatku grogi dan kikuk. 

Karena dengan ulah nya saya gak bisa bergerak dengan bebas. Giman gak bisa gerak dengan bebas Guys...lha penis saya di pegang begitu aja , tanpa ijin ke saya kok...??? 

saya malah tambah takut..takut2 gimana gitu guyss...!! Kemudian saya memberanikan diri, dan berkata : 

Saya : Oiya neng Fara , saya mau ke kamar dulu ya Neng Fara. 

Neng Fara : Tuggguuuu...Rud...!! aku ingin minta tolong ke kamu kok , kamu malah pergi sih..?? 

Neng Fara : Kamu mau pijitin aku sebentar !!! 

Neng Fara : Kaki ku rasaya sedikit kaku !! kamu mau mijitin sedikit kaki ku Rud ?? 

Neng Fara : kemarin waktu jalan2 ke mall agak terkilir kaki ku Rud.

Dan setelah dia meminta ku untuk memijatnya , tanpa saya belom membalas ucapan nya , neng Fara langsung duduk telentang di kursi santai di deket2 kolam renang tersebut. 


Disaat neng fara sudah terduduk dan menunggu saya untuk memijitnya, baju tidur yang di pakainya sedikit terbuka di bagian selakangannya dan tenyata saya melihat sekelibat yang berbentuk tali yang menyimpang dan berwarna merah cerah dan itu ternyata Gstring yang di kenakan nya. 


Bentuk CD yang hanya menutupi bagian Miss V nya aja. Saat saya melihat sekilas , ternyata selakangannya sangat bersih dan putih mulus dengan bulu jembut yang sedikit tipis menyamping. 

Bujuuuuuuuuugg Buseeeeeeeeeeeettt....model Cdnya yang aduuhai...ketika saya melihat jembut yang menyamping sedikit rasa2 nya kontol ku mulai bereaksi. 

Saya hanya bisa menahan nafas dan mengalihkan pandanganku supaya kontolku tidak menegang lagi !! namun dengan kesadaran Neng Fara , Neng Fara juga malah beraksi dengan mengangkangkan kaki nya yang keseleo itu. 


Dan saat itu juga , saya terpaksa melihat pemandangan tertutup yang berwarna merah menyala. Paha yang saya pegang ternyata sangat licin dan mulusss banget guyss !! 


GILEEEEE !!! 


Neng Fara : Oiya Rud, tologn pijit di bagian itu ya Rud ?? N slowly aja ya .

Dan kemudian saya mengikuti permintaannya, dengan memijit kaki nya yang mulus itu. Perasaanku juga deg2gan juga saat saya menyentuh bagian pahanya dan terlihat selakangan nya itu. Dengan kesempatan yang ada , saya mencoba melirik pada bagian yang tertutup itu , di sela2 selakangannya yang menawan itu. 


Dan ternyata Neng Fara menyadarinya dengan gelagat ku yang mengarah pada bagian selakangannya. Saya malah salah tingkah aja , dan saya terus fokus aja memegang kaki nya neng Fara. Saat itu menjadi pengalamanku ketika memijat kakinya Neng Fara. Kemudian jeda beberapa hari , dan kebetulan saya menginap Di rumah Om Fahri sudah tiga hari, dan ternyata OM Fahri juga blom dari tugas dinas nya. 


Di samping itu juga saya juga pingin bertemu dengan Om Fahri dan Tante Fahri namun apaa di kata hanya Neng Fara yang menemaniku untuk saat ini. Neng Fara termasuk anak tunggal dari Om Fahri, jadi dia sendirian aja kalo di rumah dan di temani bibi yang selalu membantunya. Hari berganti hari kami saling sering bertatapan dan neng Fara yang selalu menemaniku. 


Kadang2 kalo lagi bete, kami juga nonton film bersama-sama, nonton adegan porno juga pernah. Heheheh...!!! 

sungguh memang kebiasan mirip bule2 aja ya , bebas begitu aja ! Di kala itu saat malam hari, ketika neng Fara sedang nonton film , ntah film apaan??

saya juga gak begitu tahu, namun terdengar sepertinya dia meringik sakit-sakitan.saya tak tahu kenapa , apa yang sebenarnya terjadi pada neng Fara. Suat terdengar 

“ aduuuuh....aduuuhhh......aduuuuhhh.....” tolong aku Rud???? 

Dengan memegangi kaki nya yang masih keseleo itu. Dan saya bergerak menuju ke tempatnya dn memastikan apa yang sebenarnya terjadi, 



Saya : ada apaa Neng Fara ?? 

Saya : apa yang terjadi ?? 

Neng Fara : Oiya Rud, kaki ku kok rasa2nya sakit lagi ya?? 

Neng Fara : ak minta tolong , tolong tuntun ak ke kamar ak ya Rud???


Sambil memegangi kakinya itu. Di saat itu , saya malah panik sendiri dan binggung !!! 


Saya :apa perlu saya panggil bibi juga Neng Fara ??? 

Namun dengan tanggap , ucapan yang keluar dari mulut neng Fara , 

Neng Fara : AAAh, gak usah aja Rud....!! lagian dia juga udah tidur, 

Neng Fara : udah bibi , biarain tidur aja , dia juga capek seharian bekerja Rud !! 

Kemudian Neng Fara saya tuntun menuju ke kamarnya, di ruangan lantai 2 kamarnya. Setelah tiba di dalam kamarnya, neng Fara memelukku, saya malah jadi binggung tak karuan di buatnya. 

Dan setelahnya di dalam kamarnya, neng fara rebahan di ranjang nya dengan terlentang ! 

Aduhaaai !!! pemandangan apa lagi ini yang di buatnya. Dengan gaya terlentangnnya yang begitu seksi dan mempesona , saya menghela nafas panjang berkali-kali dan rasanya tak kuat rasanya di dalam kamar neng Fara. Kemudian saya mencoba balik dan keluar dari kamar neng Fara, namun neng Fara mencegahku untuk keluar dari kamarnya. 


Neng Fara : kamu mau kemana Rudi??? Kok pergi sih ?? 
Neng Fara : bisa minta tolong lagi , untuk mijitin kaki ku Rud?? 


Ketika saya mendengar ucapan dari neng Fara, saya juga tak tega untuk meninggalkannya dalam keadaan kaki nya sakit sebegitunya. Dengan begitu , saya mengikuti ucapannya untuk tetap tinggal di dalam kamarnya dan berniat untuk memijatnya kembali. 


Namun ketika saya berpaling kembali , ternyata ada pemandangan yang tak terduga. Neng Fara tiba2 melepaskan baju longgar nya di depan mataku. Dan kini yang terlihat payudara yang semok yang menyembul yang masih tertutup dengan bra yang di kenakannya. 


Haduh...kontolku serasa mau meledak aja , ketika melihat payudara yang semok itu. Dengan tubunya neng Fara yang indah itu, kontolku serasa mau memberontak di hadapannya. 


Saat saya liat mimik mukanya yang memanja untuk di pijitin lagi, dengan gaya bibir yang sedikit di gigit di bawah membuat saya horny aja. Sekali lagi kontolku mau terbang bebas aja. Lalu dengan perintahnya, saya mengikuti aja arahahnya dan merapatkan barisan ke temat ranjangnya. 


Setelahnya sampai di ranjang Neng Fara, secara tiba2 neng Fara malah bergerak dengan sehatnya dan tak terjadi apa2 pada kakinya. Kemudian dia mencengkramku dengan cepat di atas ranjang. 


Dan saat itu juga neng Fara dengan bringas malah menyosooor bibirku dengan ganas. Perempuan yang binal ini , ternyata dengan cepat melakukan serangan kepadaku. Dan tak kusangka baju yang saya kenakan terlucuti semua nya tanpa saya sadari. 

Saya : Duh , neng ...saya malah gak berani Neng Fara ?? 


Saya : saya takut Neng !!! ntar kalo ketahuan Bibi gimana Neng. 

Neng Fara : ooh,,,kalo kamu menolak dengan ajakan ku , kamu malah ak teriakin lho !! 


Dengan ucapan dari neng Fara , saya hanya terdiam aja dan tidak bisa berkutik apa2. Kemudian neng Fara kembali beraksi dan segera melancarkan serangan dengan menciumi saya berulang-ulang. Di samping itu jilatan nya neng Fara sampai kemana-mana, sampai2 ke bagian dada ku yang sedikit berbulu. 

Menjadikan neng Fara, tambah binal aja karena saya yang memiliki dada berbulu. Dengan sigap tangan nya juga beraski, dengan mengelus-ngelus bagian kontol ku yang sudah bengkak !! 


Dan saya juga tak kalah juga ,saya juga beraksi dengan menciumi bibirnya dan kemudian bibirku mengarah ke bagian payudaranya yang mekel itu. Bra yang menutupinya kemudian saya lucuti , dan langsung aja saya serobot pada bagian pentinya yang sudah mengeras yang berwarna merah jambu. 


Segar sekali rasanya saat saya menjilatinya, sensasi begitu enak seperti di awang awang kenikmatan. Setelah capek saling emut-emutan dan basah2 dengan lendir masing2, kemudian mulutku mengarah ke bagan bawah puser nya , 

dan neng Fara sedikit geli dengan jilatan ku yang basah ini. Lama kelaman gaya kami berubah menjadi jungkir balik, saya yang sedang menjilati bagian memek nya, dan neng Fara juga menjilati bagian kontol saya yang tegang mirip roket apolo. 

Wooow...sagat nikmat sekali rasanya , sensasi yang luar biasa rasana !!!!


Neng Fara : Ayoo Rud !! terus lanjut Rudd !! Enaaaakkk Rudd !! 

Neng Fara : Dont Stop !! 


Dan ternyata seiring berjalannya jilatanku , ada cairan yang keluar dari lubang mekinya neng Fara !! ternyata cairan orgasme dari Neng Fara telah muncraat ke arah mulutku dan seketika aja , cairan itu saya telan begitu aja. 

Rasanya sungguh enak sekali Guyss !! coba deh Guys , perlu di coba !! 

Dengan adegan seperti itu, saya jadi makin terangsang dan birahi kerasss !!! 

Lalu lidah ku, ku masuk2kan ke dalam dengan ujung lidah untuk menggerayangi lubang mekinya. Setelah bosan dengan gaya tersebut, kami pun berganti dengan posisi saya dengan berdiri , dan Neng Fara bergaya jongkok dengan mengemut ngemut kontolku yang mencuat ke depan. 

Tak ku sangka neng Fara sangaat mahir mengemut-emut kontolku dengan lahaaap !! selama 5 menit tan kontolku terus di emut2 dan di kunyah2 nya dengan liar, sehingga tak lama-lama cairan pejuh ku muncraat 

“Cruuuuuuuuuoooooooooot.......Ccccrooooooooooooottttttt..........Jrrrrrrrrroooooooooooot .......” 


Semburan pejuhku tepat mengenai mukannya dan sebagian masuk ke dalam mulut nya Neng Fara. Ahhhh, begitu lega rasaanya , pejuh yang tertahan di dalam zakar ku. 

Saya : Ayooo neng Fara !! enak Neeeng Faraaa !! 

Saya : Ahhhh......Oohh....... 


Kontol yang masih di mainkannya di dalam mulutnya , terus saya mainkan maju dan mundur begitu seterusnya. Terus sebagian pejuh yang masih tersisa di dalam kontolku akan keluar lagi sepertinya , dan saya berkata lagi kepada Neng Fara, 


Saya : Neng , saya mau keluar lagi kayaknya Neng Fara.... 

Saya : “ Uuhhhhhh......Uuuuuuhhhh........” 


Lalu saya keluarkan lagi di dalam mulut Neng Fara , dan sepertinya muut neng Fara penuh dengan pejuh2ku. Dan kemudian neng Fara juga menelan nya dan tak melepashnya keluar. 

Woooowww.. ganas sekali neng Fara ini, setelah beberapa saat kontolku sedikit mengendur dan saya kemblai yang beraksi membuat ereksi neng fara kembali . 

Eh , tak lama kemudian setealah yang saya perbuat ke Neng Fara , kontolku terasa bangkit dari kubur dan tegang lagi bagaikan pasaak bumi “stroong” dan setelah saya cukup buat neng Fara orgasme, saya mengarahkan kontolku ke lubang mekinya yang sudah membasah. 

Dan untuk kali ini , saya berada posisi di atas tubuh darui neng Fara. Setelah usaha yang keras untuk memasukkan kontolku yang tadinya begitu sulit , karena kepala kontolku begitu mekar dan bengkak, jadi agak kesulitan untuk menerobosnya. 

Dan kemudian Bleeeessss, ,,,,terbenamlah semua kntolku di liang surga dunia. 

Neng Fara : “ ahhhhh...........aaahhhh.....” 


Jeritan neng Fara membuat saya jadi bringas kembali, dan neng Fara berkata lagi , 

Neng Fara : masukin lagi donk rudi sayaang , yang dalaam lagi ya sayaaang !!!

Dengan gerakannya yang pinggulnya ikut naik dan turun mengikuti irama genjotanku yang saya lakukan. Dan sekiranya tenaga power sudah maksimal, saya dorong dalam2 masuk ke liang mekinya dengan kerasnya dan cepat.

Sehingga neng Fara sedikit menjerit agak keras karena tusukan yang bertubi-tubi. Kemudian selang beberapa genjotan, akhirnya saya kembali muncrat 

“ Jroooottt.......Crroooooootttt......Crooooottttt” 

Saya : Neng , saya udah keluar lagi nih Neng.. 

Neng Fara : genjot lagi ya sayang , ak juga mau keluar nih , bentar lagi !!!!

Dengan ucapan dan permintaan dari neng Fara , saya mencoba menggenjotnya meskipun sedikit kontol agak loyo. Dan akhirnya neng Fara memuncratan kembali cairan orgasme nya. 

“ Ccriiiitttt.....Crrriittttt.....Crrriiiitttt...” 

Neng Fara kyaknya sudah melemas ketika melepaskan cairan pejuhnya, sesaat kontolku masih berada di dalam mekinya rasa2 nya ada rasa senduut2 di dalam mekinya. 

Neng Fara melemas dan tubuhnya kayaknya bergetar di bagian selakangannya. Setelah beberapa menit kemudian Nenga Fara tersenyum kepadaku dan sepertinya dia puas sekali dengan adegan2 yang saya perbuat kepadanya. 


Lalu neng Fara memeluk mesra mendengkapku Oke guys , sekian dulu ya cerita dari kakak iparku yang brangasan. Lain kali , saya akan lanjut cerita yang lebih menarik lagi ya Guys. SELESAI.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar