Minggu, 07 Mei 2017

Cerita Dewasa Dipijit Staff Berakhir ML Part 2

Saat itu tangan kananku mendekap kuat leher Bu dayu, lalu bibirku dengan buasnya menciumi bibir Bu dayu. Bu Dayu sejenak merasa terkejut sekali dengan perlakuanku yang terbilang nekat itu. Namun karena mungkin dia juga terangsang kemudian Bu Dayu-pun mulai membalas ciumanku sembari meremas-remas penisku dari luar celana kolorku,
“ Ssssshhh… Euhhhhhh… Eummmm… Enak terus remas Bu Dayu… Ouhhh…, ” ucapku sejenak melepaskan ciuman kami lalu kembali berpangutan.
Saat itu dia tidak menjawab, dia hanya memejamkan mata sembari berpangutan dan mengocok Penisku dengan liarnya. Wow… Ternyata dibalik kerpibadianya yang pendiam, ternyata dia memiliki nafsu sex yang luar biasa. Sungguh liar sekali remasan dan ciumanya pada bibirku, bahkan aku hampir kuwalahan melayani ciumanya yang penuh nafsu itu.
Bu Dayu sungguh sudah dipenuhi hawa nafsu yang membakar tubuhnya, sebaliknya aku juga begitu karena memang sedari dipijit tadi aku telah konak dibuatnya. Kemudian aku-pun mengnghentikan ciuman kami dan berkata,
“ Kamu benar-benar hot sayang, terus remas dan kocok penisku, Ouhh…Ssssshhh…, Sekarang kita telanjang ya sayang, ” ucapku merayunya.
Saat itu dia menganguk lalu melepas seluruh kain yang menempel ditubuhnya hingga telanjang bulat, bsebaliknya aku juga melepas celana kolor dan celana dalamku. Saat itu kami-pun serempak telanjang bulat,
“ Wow… tubuhmu sungguh indah sekali sayang, payudaramu bulat padat dan pantatmu begitu semok dan bersih sekali, Ouhh…, ” ucapku kagum melihat tubuhnya yang begitu indah.
Aku-pun mulai memanggilnya dengan panggilan sayang karena aku sudah terbawa suasana yang hot dan memicu gairah sex itu. Dayu-pun hanya tersenyum lalu kemudian menindih tubuhku lalu mencumbui aku. Saat itu aku tertidih dengan sesosok wanita yang tubuhnya begitu berisi dan sexy. Kejantananku dikocoknya sembari leher dan telingaku dijilatinya,
“ Sssshhhh… kamu liar sekali sayang, Ahhhh… terus lauka itu sayang, ” ucapku nikmat sembari aku meraba punggung dan pantatnya yang kenyal dan semok itu.
Dayu-pun terus melakukan itu dengan liarnya, seakan akan dia sudah lama tidak merasakan gairah sex dari seorang lelaki. Entah mengapa dia bisa seliar itu, gadis yang sudah berusia matang dan masih single memberi rangsangan yang bertubi-tubi kepadaku. Kejantanku kini digesek-geseknan dengan vaginanya dengan posisi menindihku.
Kurasakan penisku terasa geli karena terkena vaginanya yang bersih tanpa rambut kemaluan sedikitpun. Semabri merasakan itu aku remas-remas pantatnya dan tak lupa aku nuga menjilati lehernya. Kami sama-sama memberikan rangsangan satu sama lain. Setelah beberapa saat Dayu menindihku, kemudian akupun membalikan tubuhnya hingga dia tertindih oleh tubuhku.
Sekarang posisi kami terbalik, dia dibawahku dan aku diatasnya. Tanpa banyak bicara aku-pun segera menjilati payudaranya secara
brutal. Saat itu aku sungguh sudah dipenuhi nafsu birahi, tidak hanya itu yang aku lakukan, tanganku-pun segera meraih kejantanku dan kejantanaku seger aku gesek-gesekan pada vagina Dayu yang sudah sedikit basah.
Terus kulakukan itu hingga pada akhirnya vagina Dayu dipenuhi cairan kawin-nya. Gesekan penis pada vagina dan ciumanku pada payudara-nya nampknya telah membuat dia mengelurkan lendir kawin yang membasahi vagina-nya,
“ Pak… Ouhhh… Sssshhh… enak Pak… Ahhhh… Eummm…, ” ucapnya mulai mendesah nikmat.
Sekitar 10 menit aku melakukan itu, aku yang sudah tidak tahan lagi lalu berkata,
“ Dayu sayang, sekarang aku masukan kontolku ya sayang, aku udah horny banget nih, ” ucapku sembari menggesek-gesekan kejantanku pada vagina-nya.
“ Sssshhh… I .. Iya sayang… Ahhhh… Sssssshhh… Ouhhhh…, ” ucapnya dengan nafas yang memburu.
Setelah itu aku-pun segera membenamkan torpedoku yang sudah tegang dan sudah siap mengarungi dalamnya vagina Dayu,
“ Blessssssssssssssssssssssss…. Ahhhhhhhhhhhh…., ” desahku seiring masuknya kejantananku didalam vagina Dayu.
Kutanamkan dalam-dalam penisku pada liang senggama Dayu,
“ Euhhhhhhh… Pak, penis bapak besar dan panjang sekali, Ouhhhhhh… ayo Pak cepat genjot memek aku pak… Aahhhhh..., ” ucapnya dengan penuh nafsu.
Dengan mudahnya aku memasukan penisku didalam vagina Dayu yang sudah tidak virgin. Wajar saja wanita masa kini sudah tidak Virgin walaupun mereka belum menikah. Dengan perintah Dayu itu-pun kemudian aku mengayunkan batang kejantananku dengan buasnya,
“ Plakkkk…. Plakkk… Plakkk…, ” suara kulit kami yang bertemu ketika aku menggenjot memek Dayu yang menyembul dan bersih itu.
“ Ouhhh yeahhh… Ouhhhh… Damn… Ya terus Pak… Ouhhh… Sssshhh… Ahhhh… Shit man… Ahhhh…, ” desahnya di iringi kata-kata liar yang tanpa sadar dia katakan.
Nampaknya dia tidak sadar kalau yang bersenggama denganya ini adalah Owner dari perusahaan dia bekerja. Dia sudah terhanyut dalam nikmatya tusukan penisku yang panjang dan besar didalam vaginanya. 10 menit aku menggenjot dia dengan liarnya, sedang gencar-gencarnya aku menusuk vaginanya tiba-tiba saja tubuh Dayu mengejang dan bergetar ,
“ Ouhhhhhh…. Ughhhhh…. Aku keluar pak… Sssshhh… Ahhhh…, ” ucapnya sembari matanya terpejam dan tubuhnya yang bergetar.
Kurasakan saat itu kejantananku tersiram cairan hangat, dan otot vagina Dayu serasa menjepit kuat-kuat kejantananku. Sembari dayu menikmati , aku terus menggenjot vagnanya tanpa ampun, lalu dia berkata lagi,
“ Sayang… terus genjot memek aku sayang, berikan aku klimaks lagi sayang, aku sudah lama sekali tidak terpuaskan oleh seorang lelaki… Ssssssshhh… Ouhhhhh…., ” ucapnya penuh gairah sex.
“ Iya sayang… aku akan buwat kamu klimaks berkali-kali, ” ucapkku semabri terus menggenjot Vagina-nya.
Saat itu aku menngenjot dengan kencangnya, setelah puas dengan gaya sex Man On Top, aku-pun meminta Dayu berganti posisi dengan Women On Top,
“ Sayang sekarang kamu diatas yah, biar kamu tambah enak, ” ucapku sembari mengeluarkan penisku dari memek Dayu.
“ Iya Pak, ” jawabnya singkat.
Kemudian Dayu dengan cepatnya telah berada diatasku layaknya penunggang kida professional. Dengan posisi berjongkok diatas kejantanaku, lalu dia-pun meraih penisku dan segera membenamkan didalam kewanitaan-nya,
“ Blessssssssssssssssss….., ”
Malam itu kejantanku-pun kembali tenggelam dalam vagina Dayu. Setelah itu Dayu-pun mulai beraksi, dia mulai menggoyangkan pantatnya naik turun. Saat serasa aku yang setubuhi olehnya, hha. Sungguh liar sekali pantatnya naik turun. Sungguh gayanya bermacam-macam terkadang dia naik turun, maju mundur, dan bahkan dia memutarkan pantatnya diatas kejantananku.
Sungguh nikmat sekali kenikmatan yang diberikan Dayu. Seakan-akan batang kejantananku patah dibuwatnya, Vaginaya sungguh masih sempit sekalpun dia sudah tidak perwan dan vaginya sudah berlumuran lendir kawin-nya. Ditengah goyangannya diatas kejantananku, tiba-tiba saja dia menghentikan goyangannya lalu tubuhnya mengejang dan bergetar,
“ Ahhhhhhhhhhhhh… Aku keluar lagi sayang… Sssssshhhh… Ahhhhhh…, ” ucapnya sembari mendesah karena mendapatkan orgasme untuk kedua kalinya.
“ Iya sayang, nikmati dulu saja Orgasme kamu, aku masih kuat kog untuk memberikan kamu kepuasan yang melebihi ini, ” ucapku dengan besar hati karena memang saat itu aku belummerasakan tanda-tanda orgasmeku.
Sekitar 1 menit Dayu menikmati Orgasmenya kini dia kembali bergoyang diatas tubuhku. Setelah orgasme yang kedua kalinya, saat itu goyangan-nya tidak lagi seganas pada saat dia mendapatkan orgasme yang pertamanya. Kubiarkan beberapa waktu untuk bergoyang diatas tubuhku, namun nampaknya dia sudah lemas sekali. Karena aku sudah tidak merasa senikmat tadi maka aku-pun meminta Dayu agar mengganti posisi sex kami,
“ Sayang sekarang aku mau dapatkan klimaksku, kamu sekarang nungging yah, kita pakai gaya sexs doggy style !!!, ” pintaku kepada Dayu.
Tanpa banyak bicara Dayu-pun segera mengganti posisi sexnya, dia segera bergegas menungging membelakangiku seperti anjing yang akan kencing. Aku yang ingin juga mendapatkan klimaks maka aku segera memegang pantat Dayu dan segera menusuk vagina Dayu dari belakang dengan kejantananku,
“ Blesssssssssssssssssssssssssss…, ”
“ Euhhhhhhhhhhhhhhhh…, ” lenguh dayu ketika kejantananku kembali terbenam didalam vagina-nya.
Saat itu aku yakin dengan posisi doggy style dayu dan amku akan mendapatkan Orgasme yang luar biasa. Dengan sekuat tenaga aku kerahkan kemampuanku untuk menggenjot Vagina Dayu dengan posisi Doggy Style. Tanganku yang berpegangan pada pantat Dayu membuat aku dengan mudahnya mengehentkan penisku didlam vagina dayu, kuda-kudaku sangat kuat sekali.
Aku genjot dengan cepat dan semakin cepat saja. Lendir kawin Dayu semakin lama semakin banyak saja. Kurasakan sungguh sudah basah sekali vagina-nya, aku yang merasakan memek dayu dibanjiri lendir kawin gairah sexs-ku semakin membakar nafsuku. Kuhentakan kejantanaku dengan penuh nafsu,
“ Plakkk… Ceplekkk... Ceplekkk... Ceplekkk... Ceplekkk... Plakkk…. Plakkk…. Plakkk…, ” suara kulitku bertemu pantat Dayu ketika aku menggenjot memeknya.
Kira-kura setelah seperempat jam aku menyetubuhi Dayu dengan Doggy Style pada akhirnya aku mersakan bahwa aku akanmendapatkan Klimaksku,
“ Sayang aku mau keluar… Keluarin dimana nih, ” ucapku semabri menggenjot Vagina Dayu.
“ Terserah kamu sayang, keluarin didalem juga nggak papa, tenang saja aku punya obat anti hamil, ” ucapnya sembari menikmati liarnya genjotan penisku divaginya.
Mendengar hal itu aku-pun lega, gairahku semakin tidak tertahan. Kemudian kurasakan batang kejantanaku berdenyut dengan kencangnya, lalu,
“ Crottttttttttttttttttttttttt…. Crotttttttttttt… Crottttttttttttt…Crottttttttttt…., ”
Pada akhirnya sperma yang sedari tadi tertahan saat itu tersembur dengan derasnya membanjiri liang senggam Dayu. Tubuhku mengejang dan penisku kubenamkan sedalam-dalmnya pada liang senggama Dayu. Saat itu kurasakan vagina dayu juga menghimpit kuat sekali ketika aku mengeluarkan spermaku didalam vagina-nya.
Aku biarkan sepermaku habis tertumpah didalam rahim Dayu. Sungguh lega rasanya spermaku telah keluar pada vagina yang senikmat itu. Sungguh sensasi sex yang luar biasa, hampir 1 jam aku dan Dayu melakukan hubungan sex dengan liarnya. Setelah aku puas merakan klimaksku aku-pun merebahkan tubuhku disamping Dayu yang masih menungging,
“ Sayang kamu hebat banget ML-nya, aku benar-benar puas dengan hubungan sex yang kita lakukan malam ini, ” ucapku dengan nafas yang kembang kempis.
“ Aku juga puas sekali pak sama hubungan sex kita, bapak benar-benar kuat sampai-sampai aku orgasme berkali-kali, lemas sekali pak rasanya tubuhku ini, hhe… , ” jawab dayu merasa puas dengan keperkasaaanku dalam berhubungan sex.
Dayu kemudian saat itu merebahkan tubuhnya disampingku juga, dan kami berciuman menikmati sisa-sisa kenikmatan kami. Vagina Dayu yang dipenuhi spermaku saat itu memuntahkan kembali sperma yang membajiri liang senggamanya. Sampai-sampai spray ranjangku terbasahi oleh lendir kawinnya dan spermaku.
Setelah kami sejenak berpangutan, kami-pun tiba-tiba merasa lapar. Karena kami merasa lapar maka kami malam itu segera mandi dan seusai mandi kami-pun segera menuju restoran untuk makan malam bersama. Dengan wajah penuh kepuasan malam itu kami makan malam sembari mengobrol dan bergurau. Kami merasa seperti sepasang remaja yang sedang jatuh cinta.
Singkat cerita dari skandal sex kami di Hotel malam itu, kami selalu ML jika kami sudah kembali ke hotel selesai menyelesaikan urusan kantor. Pada akhirnya aku-pun harus kembali kejakarta setelah 5 hari disana mengurus pengesahan kantor cabangku itu. Sebelum aku naik kepesawatku aku mengucapkan banyak terima kasih kepada pak Wayan dan Dayu.
Hubunganku dengan Dayu tidak sesingkat itu, hubungan kami terus berlanjut secara diam-diam tanpa sepengetahuan siapapun. Bahkan aku sering memerintahkan Dayu kejakarta dengan alasan dia deperlukan diperusahaan pusat, dengan cara itu aku bisa melepas kangen dan hasrat sexs-ku kepada Dayu. Dayu-pun tidak pernah menolak dan skandal sexs kami-pun terus berlanjut hingga sekarang. TamaT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar